Cara Menghitung & Membaca Kode Warna Resistor (Tabel)

Cara Menghitung Kode Warna Resistor – Kode warna pada resistor digunakan untuk menandai nilai dari resistor tersebut. Kode warna resistor digunakan khususnya untuk resistor dibawah 2 watt karena bentuknya yang kecil menyebabkan tidak memungkinkannya untuk diberi nilai tulisan. Terdapat 3 varian dalam kode warna resistor yaitu empat pita, lima pita, dan enam pita.

Untuk empat pita kode warna resistor umumnya memiliki toleransi 5% dan 10%, untuk lima pita kode warna resistor mempunyai toleransi yang umumnya lebih kecil yaitu 1% dan biasanya mempunyai stabilitas tinggi dalam jangka waktu yang lama, sedangkan untuk enam pita hampir sama dengan yang lima pita akan tetapi dengan tambahan satu pita untuk koefisien temperatur.

Tabel Kode Warna Resistor (Nilai Resistor atau Resistensi)

Warna Digit Ke-1
Digit Ke-2 Digit Ke-3 Pengalian Toleransi Koefisien

Temperatur

Hitam 0 0 0 1
Coklat 1 1 1 10 1% 100 ppm
Merah 2 2 2 100 2% 50 ppm
Orange 3 3 3 1,000 15 ppm
Kuning 4 4 4 10,000 25 ppm
Hijau 5 5 5 100,000
Biru 6 6 6 1,000,000
Ungu 7 7 7
Abu – abu 8 8 8
Putih 9 9 9
Emas 0.1 5%
Perak/Silver 0.01 10%

Pada kode warna resistor 4 pita kolom digit ketiga tidak digunakan, dan hanya digunakan saat memakai 5 pita dan 6 pita. Untuk saya pribadi saya menyarankan untuk mencoba mengukur kembali dengan alat ukur (multi meter) untuk memastikan bahwa warna pita (untuk nilai dan toleransi) tidak salah.

Cara Menghitung Kode Warna Resistor Untuk Toleransi

Toleransi yang umum saat ini pada resistor adalah 1%, 2%, 5% dan 10%. Tetapi untuk yang 2% sudah langka saat ini, bahkan untuk yang 1% sudah sulit juga didapat karena untuk pertimbangan harga dari resistor dengan toleransi tersebut kurang masuk akal.

Contoh: sebuah resistor mempunyai kode warna resistor emas untuk toleransi yang berarti toleransi adalah 5%, maka jika resistor yang anda punya mempunyai nilai 200 ohm, maka nilai yang mungkin untuk resistor tersebut adalah 200 ohm +/- 5% = antara 190 ohm hingga 210 ohm.

Untuk rangkaian biasa mungkin toleransi ini tidak begitu berpengaruh, akan tetapi kadangkala kita membutuhkan sistem yang tidak memeperbolehkan toleransi terlalu besar sehingga mungkin diperlukan toleransi yang sangat kecil (misalnya 0,1% atau lebih kecil lagi). Sehingga cara paling murah adalah membeli resistor beberapa dan di cek nilai yang paling bagus(paling dekat) untuk digunakan untuk sistem tersebut.

Penilaian Daya

Resistor yang tersedia dipasaran berkisar mulai dari 1/8 Watt hingga ratusan watt. Yang paling umum adalah ¼ watt (0,25 W), ½ watt (0,5 W), 1watt, 5 watt dan 10 watt. Sangat jarang rangkaian yang membutuhkan lebih dari nilai tersebut. Kadang kala saat membutuhkan daya yang lebih besar seringkali menggunakan beberapa resistor 10watt daripada satu resistor 100 watt, karena selain lebih murah juga lebih mudah mendapatkannya.

Contoh Menghitung Kode Warna Resistor

Sebuah resistor mempunyai kode warna dari pita pertama: coklat, abu-abu, merah, emas berapakah nilai resistor tersebut ?

Dari table diatas didapatkan:

Coklat = 1

Abu-abu = 8

Merah = 2

Emas = +/- 5% toleransi

Jadi nilainya 1800Ω+/-5% = 1K8Ω +/- 5%

Semoga artikel kode warna resistor ini dapat bermanfaat untuk anda, terima kasih.

Rate this post

Komentar Untuk Cara Menghitung & Membaca Kode Warna Resistor (Tabel) :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top