Menguak Fakta Mengenai Bunga Bangkai

KlikPintar – Fakta Mengenai Bunga Bangkai. Bunga bangkai atau Amorphophalus (latin) memang sudah dikenal oleh sebagian masyarakat Indonesia, namun banyak orang yang beranggapan bahwa bunga bangkai adalah sama dengan bunga Raflesia. Sebenarnya bukan demikian, bunga bangkai adalah berbeda dengan bunga raflesia. Anggapan ini harus diluruskan, secara bentuk dan warna kedua bunga ini sudah berbeda.

Bunga Bangkai berbeda dengan bunga raflesia, keduanya merupakan spesies yang berbeda mulai dari tingkat kelas. Selain itu banyak fakta-fakta lain yang terkait dengan bunga bangkai yang sebagian besar orang belum mengetahui. Berikut inilah fakta-fakta mengenai bunga bangkai.

bunga bangkai bengkulu

Fakta-Fakta Bunga Bangkai

Diserap dari informasi yang didapat dari national geographic, maka dapat kita tuliskan fakta-fakta tentang bunga bangkai adalah sebegai berikut :

  • Dilihat secara taksonomi, bunga raflesia dan bunga bangkai merupakan spesies yang berbeda mulai di tingkat kelas. Bunga bangkai merupakan anggota kelas Liliopsida, sedangkan bunga rafflesia merupakan anggota kelas Magnoliopsida.
  • Bunga bangkai atau orang juga menyebut bunga bangkai raksasa secara fisik memang berbeda dengan Raflesia. Bunga bangkai memiliki daun dan batang yang tumbuh menjulang tinggi tapi bunga Rafflesia hidup dengan status sebagai parasit pada inang tertentu tanpa batang dan daun dan bunganya merebah di tanah
  • Jenis bunga bangkai sangat banyak, keseluruhan terdapat sekitar 170 jenis bunga bangkai di seluruh dunia dan sekitar 25 jenis di antaranya dapat kita temui di Indonesia.
  • Satu butir biji bunga bangkai titan arum (Amorphpophallus titanium) memerlukan waktu 20 sampai 40 tahun hingga berbunga untuk pertama kalinya.
  • Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) sudah ditetapkan menjadi flora identitas provinsi Bengkulu berdasarkan Kepres No. 4 Tahun 1993.
  • Botaniche Gärten Bonn atau kebun raya yang berada di Jerman, menggunakan gambar bunga bangkai raksasa yang merupakan bunga endemik Sumatra sebagai lambang kebun raya tersebut.

bunga bangkai lambang kebun di jerman

  • Di beuna Eropa dan Amerika saja, ada sekitar 6.000 kebun raya dan arboretum yang mengoleksi bunga bangkai raksasa. (Menurut peneliti asal University of Wisconsin, AS, Thomas C Gibson)
  • Penemu pertama jenis Bunga bangkai adalah Odoardo Beccari seorang pakar botani yang berkebangsaan Italia. Bunga bangkai ditemukan di Bengkulu. Tahun 1878, dalam perjalanannya di Kepahiang – Rejang Lebong (Bengkulu) ia menemukan tumbuhan bunga bangkai. Setelah itu oleh rekannya Prof. Giovanni Arcaneli dari Turki, memberi nama ilmiah Amorphophallus titanum becarri terhadap hasil temuan Beccari tersebut.
  • Bunga bangkai mengalami dua fase dalam hidupnya yang berlangsung secara bergantian dan terus menerus, dua fase itu adalah fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif di atas umbi bunga bangkai tumbuh batang tunggal dan juga daun yang menyerupai daun pepaya. Hingga kemudian batang dan daun menjadi layu menyisakan umbi di dalam tanah. Fase kedua, generatif yaitu ditandai dengan munculnya bunga majemuk yang menggantikan batang dan daun yang layu tadi.
  • Sesaat menjelang mekar, temperatur di dalam seludang yang belum terbuka bisa mencapai 50 hingga 60 derajat celcius. Ini ditandai dengan bunga yang seperti mengeluarkan asap ditengah dinginnya suasana kebun di pegunungan.
  • Warna kelopak pada bunga bangkai selalu beragam dan tak pernah sama setiap kali mekar walaupun bunga tersebut berasal dari umbi yang sama. Variasi kelopak bunga tersebut adalah seperti merah hati, jingga, merah dadu, dan juga kehijauan. Sementara tongkolnya pun pernah muncul dengan warna keunguan, agak putih, dan juga kuning.
  • Bunga bangkai raksasa tertinggi yang mekar tercatat memiliki ketinggian 3,45 meter. Bunga ini mekar di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
  • Bau yang dikeluarkan oleh bunga ini ternyata beragam dan tidak sekedar bau busuk saja. Biasanya bau busuk yang dikeluarkan bunga bangkai bercampur dengan bau yang menyerupai kertas terbakar, amis ikan, telur busuk, hingga bau bangkai tikus.
  • Bunga bangkai raksasa sumatera (Amorphophallus gigas) adalah jenis bunga bangkai yang tertinggi. Tinggi bunganya mampu tumbuh setinggi 5 meter. Sedangkan bunga bangkai titan arum (Amorphpophallus titanium) biasanya lebih pendek namun bisa tumbuh lebih lebar/besar.
  • Populasi serangga penyerbuk bunga bangkai berkaitan dengan keberadaan bangkai binatang hutan. Jika lahan dibuka dan binatang besar semakin jarang ditemukan, semakin berkurang pula jumlah bangkai dan serangga penyerbuk. Oleh karena itu populasi bunga yang diserbuki pun semakin berkurang.

Kenapa disebut dengan bunga bangkai? Kemungkinan itu berkaitan dengan baunya yang busuk dan juga ketergantungan mekarnya bunga bangkai terhadap serangga penyerbuk yang juga keberadaannya berkaitan dengan bangkai hewan.

Menguak Fakta Mengenai Bunga Bangkai
5 (100%) 1 vote

Komentar Untuk Menguak Fakta Mengenai Bunga Bangkai :

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top