Ilustrasi Cara Kerja Pengendalian Logika Fuzzy

KlikPintar – Logika Fuzzy. Dalam proses pengendalian, logika fuzzy masih menjadi pilihan populer bagi para engineer atau para mahasiswa kreatif. Logika fuzzy merupakan logika samar, logika fuzzy menjadi sistem kendali yang sangat serbaguna dan bisa digunakan untuk mengendalikan banyak hal seperti kecepatan putaran motor DC. Dalam hal kecepatan ada kecepatan tinggi dan kecepatan rendah, tetapi dalam logika fuzzy anda akan mengenal kecepatan tinggi sekali, kecepatan tinggi sedang, kecepatan sedang, kecepatan rendah sedang, kecepatan rendah sekali. Hampir sama jika logika fuzzy dipergunakan untuk mengendalikan intensitas cahaya lampu.

Dalam artikel ini kita mencoba merunut alur cara kerja sistem pengendalian logika fuzzy pada kecepatan motor DC dengan disertai sebuah grafik. Ini dia ilustrasi kendali logika fuzzy.

Ilustrasi Pengendalian Logika Fuzzy

ilustrasi logika fuzzy

Pada grafik diatas digambarkan karakteristik pengendalian logika fuzzy sebagai pengendali kecepatan, katakanlah sebagai pengendali kecepatan motor DC dengan Set Point 2000 Rpm, diharapkan motor DC berputar dengan kecepatan 2000 rpm, presisi. Pada titik A adalah titik dimana sistem pertama kali bekerja pertama kali kecepatan motor mempunyai kecepatan nol rpm, sistem belum merespon karena sistem membutuhkan waktu untuk merespon. Setelah itu sistem yang merespon mendeteksi adanya perbedaan antara putaran motor yang 0 rpm tersebut dengan set point 2000 rpm. Mengetahui perbedaan tersebut melalui sensor, kemudian sistem pun bereaksi dengan memberikan tegangan yang besar kepada motor DC tersebut sehingga motor tersebut berputar dengan sangat cepat agar dapat mencapai set point, akan tetapi karena putaran tersebut terlampau kencang kecepatannya malam melampaui set point (2000 rpm) seperti yang ditunjukkan pada titik B, katakanlah 3000 rpm.

Karena kecepatan malah lebih 1000 rpm dari set point maka sistem merespon dengan menurunkan listrik yang mengalir ke motor sehingga motor akan melambat putarannya, proses tersebut ditunjukkan pada titik C dan D. Putaran motor DC kambali melemah dan mencapai set point (2000 rpm), tetapi pelemahan kecepatan tersebut masih terlalu drastis sehingga set point hanya dilewati begitu saja dan kecepatan motor DC berada di titik E, katakanlah itu 1800 rpm. Penurunan kecepatan yang menyebabkan putaran motor DC lebih rendah dari set point tetapi tidak besar selisihnya dengan set point kemudian direspon oleh sistem dengan menaikkan kecepatannya secara pelan-pelan. Proses kenaikan kecepatan yang pelan-pelan tersebut ditunjukkan pada titik F, dan ketika hampir mencapai set point kenaikan kecepatan dipelankan lagi sehingga kecepatan sama dengan set point, target tercapai. Setelah sampai set point sistem akan mempertahankan kecepatannya.

Nah, itulah ilustrasi pengendalian logika fuzzy untuk mengendalikan kecepatan motor DC. Tujuan menggunakan logika fuzzy ini adalah untuk memperoleh kecepatan motor DC sebesar 2000 rpm karena jika tanpa pengendalian akan sangat sulit mendapatkan kecepatan yang tepat (misal 2000rpm) tanpa beban atau tanpa beban, dan pengendalian logika fuzzy dapat melakukannya.

Ilustrasi Cara Kerja Pengendalian Logika Fuzzy
5 (100%) 4 votes

Komentar Untuk Ilustrasi Cara Kerja Pengendalian Logika Fuzzy :

One comment

  1. nek teori yang lebihnya bisa dikasih link-nya?? misalnya menentukan tabelnya, nilai tengah atau karakteristik slope (misalnya), soalnya terlihat dari curam ke landai–> stabil.. hehe CMIIW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top