Hukum Pacaran Dalam Islam? Boleh Kok!

KlikPintarPacaran Dalam Islam. Cinta memang fitrah manusia yang memang sudah seharusnya dipunyai oleh setiap orang. Kebanyakan anak muda salah menerjemahkan cinta hanya kepada lawan jenis yang sebayanya saja atau mungkin dapat diartikan dorongan seksual yang membuatnya cinta kepada lawan jenis. Tapi mereka lupa karena cinta tak hanya kepada lawan jenis karena terdorong seksual, cinta pun menaungi keluarga. Cinta kepada orang tua, kakak, adik dan sebagainya.

Lalu muncul pertanyaan, bolehkah pacaran dalam Islam? Sudah banyak hadis yang diriwayatkan untuk membahas ini dan banyak pula buku-buku diterbitkan hanya untuk membahas pacaran dalam Islam. Lalu bagaimana? Apakah boleh pacaran dalam Islam?

Pacaran Dalam Islam? Memang Boleh!

Jika kita tilik dari segi bahasa, darimana sih kata ‘pacaran’? Ternyata akan kita dapati kata tersebut berasal dari bahasa Jawa yang kata dasarnya ‘pacar’. Pacar adalah suatu jenis bunga berwarna tertentu yang biasanya dipakai/dihancurkan untuk mewarnai kuku pada wanita yang sedang menikah untuk menyambut suaminya pada malam pertamanya. Tapi kita tidak akan membahas ‘pacaran’yang ini.

Dan pacaran yang kita dapati saat ini adalah bermakna memadu cinta dari lawan jenis, saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan melakukan kegiatan layaknya orang yang saling mencinta, seperti gandengan tangan, berdua-duaan. Bagaimana hukum pacaran dalam Islam? Ya, sesuai dengan judul artikel ini : memang boleh! tapi dengan syarat, yaitu dengan dihalalkan terlebih dahulu hubungan mereka dengan cara pernikahan. Pacaran dalam Islam itu sangat dianjurkan terutama setelah halal. Hukum pacaran dalam Islam akan menjadi haram apabila dilakukan sebelum menikah. Sesuai dengan beberapa hadis

“Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah faahisah (perbuatan yang keji) dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh oleh seseorang)” [Al-Israa : 32]

Barangsiapa yang percaya kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia berdua-duaan dengan perempuan yang tidak ada bersamanya seorang muhrimnya karena yang ketiganya di waktu itu adalah setan.”

“Seseorang ditusuk kepalanya dengan jarum besi lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” Hadits ini diriwayatkan oleh Ar-Ruyani di dalam kitab Musnad-nya (227/2)

pacaran dalam islam

Nah, sekedar berdua-duaan saja atau menyentuh saja tidak boleh, apalagi pacaran sebeulum halalnya? Bisa jadi muncul sebuah pertanyaan, saya sudah cinta banget, gimana nih? Itu simpel saja, yaitu halal kan hubungan dengan menikah. Apa yang menahanmu dari sunah rasulallah yang sangat disarankan ini. Soal rezeki? Menyikapi soal rezeki yang dirasa tidak cukup untuk kehidupan rumah tangga ini, Ippho Santosa memberikan perumpamaan “Hidup sendiri-sendiri saja cukup rezekinya, bagaimana jika dua rezeki digabungkan(menikah)? tentu akan lebih besar kan? menikah itu meluaskan rezeki” begitu kira-kira tutur Ippho Santosa. Menikah itu berpahala. Dan yakinlah yang menyediakan rezeki itu bukan manusia tapi Allah SWT.

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.”
(QS. An Nuur (24) : 32)

Begitulah penjelasan pacaran dalam islam yang mulia. yang dimaksud pacaran dalam islam atau pacaran islami adalah pacaran tapi setelah menikah, semoga bermanfaat.

Hukum Pacaran Dalam Islam? Boleh Kok! 4.67/5 (93.33%) 15 votes

Kata Kunci:

62 comments

  1. Zain Az Zamani Fathurahmani

    apakah anda sudah tau?

  2. boleh…yaa di bagikan..di beranda ku.

  3. bagus itu..pacaran hnya bikin maksiat saja..lebih baik nikah dulu baru pacaran.

  4. bagus itu..pacaran hnya bikin maksiat saja..lebih baik nikah dulu baru pacaran.

  5. ya,,, bagus ituu…
    setuju dah…

    • mbk rohani,: didlm islam itu ada yg namax TANGARUF..jd dgn tangaruf itulah sbgai media untk slng mengetahui calon pasangan kita,jdi jika kt merasa cocok""bru menikah'' tpi klw kita tdk mersa cocok''maka'' kita bisa mencri yg lainx..dismping itu,ketika kita sedg bertangaruf dgn calon suami/istri kita, maka disitu kita jg di anjurkan untk bertanya tentag agamax: seperti berapa juz hafalan alquranx..berapa bnyak haflan hadisx..kemudian gimna tentg puasax,tentag ilmu fikihx,tentag ilmu tajwidx,tentag sholt wajibx,tentg sholt mlmx,tentag sholt duhax,sholt sunahx,tentag ngajix dan lain sebagaix..kemudian di tes untk membuktikn kebenaranx sesuai dgn jwbx,jd klw dia bilg 10 juz hafalnx ''maka dites 10 juz juga..hal itu smua untk mengetahui kadar keimanan dan kadar ahlakul karimahx dr calon kita..dan alhmdullh sy sdh membuktiknx dan hasilx (sdh 5thn menikh) blum pernah bertengkar dgn istriku..padhl kmi tdk pernah pacaran mbk..

    • ya..sy sgt setuju skli nikh tnpa pcran..krn pcran itu salh satu dr zina..dan ada hdis yg menergkn;seseorg yg mati ketika berzina atw blum sempat bertaubat dr zina,maka nerakalah tempatx…!! jd bisa di artikn ;seseorang yg mati ketika pacran atw belum sempt bertaubat dri pacaran ''maka NERAKALAH TEMPATX..!!

  6. Bagus Sich,,,,, tapi kalau pasangan Kita Super Cuek Gmn.
    Donk,,,,?

  7. Wafi Azmi Hartono

    Ohhh, berarti ga boleh pacaran sebelum menikah yaa..
    Kalo hukumnya itu haram kah..

    • jelas haram bahkan jaminanx neraka tempatx jika sampai mati ketika msih berpacaran atw belum bertaubat dr berpacaran krn dianggap mati dlm keadaan BERZINA seprti yg di katakan oleh mbk ummi.. jd lebih baik nikah dulu bru pcaran,dismping itukan lebih terhormat dipndag oleh masyrakat ketika kt pacaranx setelh menikh dan selain itu pcaran dgn istri ketika sdh menikh ''dpt menghroniskan rumh tangga..sehigga rumh tgga mnjdi keluarga yg sakinah,mawadh warohmah daaaaannnnnn dapat PAHALA LAGI….!!!

  8. jadi kesimpulannya org2 yg pcarn sblum mNikh itu munafik,, ngaku islam & prcaya al-qur'an & hadits yg sahih..
    tpi mereka msih mlakukn pcarn d'luar prnikhan. :(

  9. Chachapngenzcetyae Padasatucinta

    .mkzh iiy uha kzich twu hkum pcaran…….

  10. Cendekia Prakarsa

    Pacaran kan di haramkan, karena mendekati zina..
    Pertanyaan saya bagaimana cara berpacaran tanpa mendekati zina sedikitpun tanpa harus menikah terlebih dahulu?

  11. bagaimana kalau ada ustadz juga pacaran? hadeh…..

  12. tp masih banyak, orang2 mencari2 alasan untuk menghalalkan pacaran sebelum nikah,…mudah2an kita termasuk golongan yang merugi..amin.

  13. Destariaerika DeRi

    subhanallah

  14. Fenty Birthney Agrista

    aq ingn jauh dr pcrn tapi gak bsa ya.

    bgmna menjauhinya ya :)

  15. Begitu sifat binatang
    bergaul tanpa ikatan

  16. Ahmad Nopiar Aulia Rahman

    Ingat! jangan pernah pacaran! apalagi yg sdah bca artikel ini!
    Dan ingat! sesungguhnya Islam itu tidak pernah salah!

  17. Alviana Ummu Salamah

    oke deh, aku mengerti ;).

  18. kalu misalkan the hubungan tapi gak prnah ketemu apakah itu sama saja di sebut pacaran?

  19. Dari artikel ini bisa disimpulkan pacaran itu gak boleh soalnya bisa menyebabkan pelanggaran dalam agama contohnya pegangan tangan ato ciuman dan lain2.
    Mmmm… kalo pacaran tanpa melakukan itu semua, Apakah itu boleh? :D

  20. sy krng setuju apabila pcrn dilaksnakan stlh menikah, krn apabila dilaksanakn otomatis sikap/perilaku pasangan mereka masing2 tdk mereka ketahui dan tentu tdk bisa dilaksanakn prnikahn tsb, dan suatu prnikahn tdk bisa dilaksankan tnpa ada rasa kasih sayng merka msng2,sdngkn salah satu prsyratn dlm prnikahan hrs ada rasa ksih syng dlm diri mrka msng2, jk tdk ada otomatis tdk bsa dilaksanakan.

  21. PungkiZerrald TheErlz Acodeva

    terus fungsinya pacaran sendiri apa dong -_- bukannya dengan pacaran kita bs lbh mengenal pasangan masing2 kalo nikah dlu baru pacaran ya sama aja kayak milih kucing dalam karung -_- random, choose wihout know anything.

  22. Pacaran itu ada di dalam Islam, namun dikenal dengan istilah Ta'aruf..dan masih dalam taraf islami

  23. jadi didalam islam tidk boleh berpacaran?
    lalau apa sebenarnya pacaran menurut islam?

  24. jadi didalam islam tidk boleh berpacaran?
    lalau apa sebenarnya pacaran menurut islam?

  25. Tapi semua anak di sekolahku sudah pacaran padahal smp.
    dan semasa sd pun sebagian sudah ada yang pacaran.. dan ini bukan di kota besAR. Tapi di kota kecil.

  26. Subahanallah itu keadilah Allah SWT.

  27. mengapa islam melarang kita pacaran…………….

  28. Sebagai inpirasi yg baik…

  29. Chiefadiel TheRocketswidd Hmtc

    hmmm trus gmna lw udh trlanjur pcrn.. lgian jika hnya skedr pcrn gmna? tidak brdua2 an , tidak brzina hnya untk curhat, dan sling pngrtian berbagi rasa senang dan sedih gimna??? tolong di jelaskan

  30. Chiefadiel TheRocketswidd Hmtc

    dan sekarang bisA kita lihat kalau bkn dri siswa smp, sma dan msyrkt bnyk yg pcran itu bgaimna… bgaimna solusinya dan ada jga yg mmprboleh kn asalkn positif niat nya???????/
    tidak untk brzina

  31. Bagaimana kalau kita pacaran lewat sms atau jarak jauh dan pacaran buat nyemangatin?

  32. dalam islam gak ngelarang buat bercinta karna rasullah jga ganjurin tapi islam jga punya syarat" yang sama sekali menguntungkan bagi umat ya j

  33. what fositif???? positif dari hal apa??yang saya tau semua yg nmanya pacaran itu negatif ada jga yg fositif tapi fositif hamil,,,
    inget pacaran itu berawal dari 'cuman',,,cuman pegangan cuman ciuman dan terakhir cuman hamil apa itu bukan zina akhwat???

  34. karna sangat menghargai umat ya terutama muslimah,,,
    islam melarang karna islam tau pacaran membuat dampak yg sangat negatif

  35. Bismillah..
    Mba Pungki yang disayang Allah, kalau mba menganggap pacaran adalah upaya kita agar tidak membeli kucing dalam karung saya sangat setuju. Mba menyebut kata nikah berarti mba mengakui bahwa pacaran fungsinya adalah mengenal calon pasangan sebelum nikah, nah kalau ini saya juga setuju. Namun ternyata mayoritas penduduk Indonesia menikah setelah melewati pacaran. dan Indonesia termasuk negera yang tingkat perceraiannya tertinggi di Asia (silahkan gugling). Jadi ternyata pacaran tidak menjamin kita tidak beli kucing dalam karung. Dengan kata lain poinnya bukan di situ, poinnya adalah pacaran yang kita fahami hari ini. Banyak melanggar syariat dengan bahasa sederhana aktifitas pacaran itulah yang mendekati Zina, dan ini yang diharamkan. Masalahnya kita mau terima atau tidak ketentuan Allah tentang haramnya mendekati Zina. Adapun mengenali seseorang yang obyektif bukan dengan terjun langsung, karena kita punya kepentingan didalamnya (subjektif), jadi kirim mata2, tanya orang terdekatnya, tanya keluarganya, agar kita lebih akurat dalam mengenali calon kita. Demikian. Mohon maaf kalau kurang berkenan. Semoga Allah memberkahi kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top